Berita

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alhamdulillah hari ini Senin 10 Januari 2022, Disdukcapil Kota Bontang menerima bantuan mobil pelayanan keliling dari Pemprov Kaltim yang diserahkan langsung Gubernur Kaltim kepada Wakil Walikota Bontang bertepatan upacara HUT Prov. Kaltim di halaman Kantor Gubernur Kaltim.

Semoga semakin meningkatkan kualitas pelayanan adminduk dan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dokumen kependudukan.

#dukcapilBISA
#dukcapilGoDigital

User Rating: 1 / 5

Star activeStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

Kasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Sosial dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, Muhammad Thamrin. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

bontangpost.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bakal melakukan uji coba penerapan KTP-el berbentuk digital yang memiliki QR code pada 2022 ini. Ada 50 kabupaten/kota yang dijadikan pilot project, salah satunya Bontang, Kalimantan Timur. Kasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang Muhammad Thamrin menjelaskan transisi dari KTP-el fisik ke digital ini bakal dilakukan secara bertahap. Besar kemungkinan tak dilakukan serempak di 50 kabupaten/kota, namun per wilayah, semisal Pulau Jawa, lalu menyusul daerah lain. “Sudah sosialisasi tapi kapan dan siapa duluan itu kami belum dapat instruksi dari pusat. Intinya sih Bontang masuk dalam pilot project ini,” beber Thamrin ketika disambangi di kantornya, Jalan Awang Long, Bontang Baru, Bontang Utara, Jumat (7/1/2022) pagi. Tujuan penerapan KTP-el berbentuk digital ini, kata Thamrin, guna mendorong efisiensi anggaran. Ini bakal memudahkan masyarakat bila membutuhkan KTP-el di untuk mengakses keperluan publik. Selain itu, dengan KTP-el tak akan ada lagi kasus KTP hilang atau tercecer.

“Masyarakat yang mau urus KTP juga biasa terkendala blanko kurang. Nah kalau sudah KTP digital sudah tidak lagi,” ungkapnya. Hingga kini belum ada instruksi khusus soal kapan dan bagaimana teknis penggunaan KTP digital. Namun berdasar hasil sosialisasi beberapa waktu lalu, nantinya bakal ada aplikasi KTP-el yang memuat identitas warga. Aplikasi dapat diunduh gratis baik di playstore atau app store. Sejatinya aplikasi sudah bisa digunakan, tapi belum dibuka untuk publik. Masih internal Disdukcapil yang menggunakan. Lantaran aplikasi sendiri masih dalam proses penyempurnaan. “Identitas digital ID ini kurang lebih seperti aplikasi PeduliLindungi. Semua disiapkan pusat, kami di daerah pelaksana teknisnya saja,” ucapnya. Adapun untuk di Bontang, per harinya ada sekitar 100 permintaan membuat KTP. Baik untuk pemula, perubahan identitas, ataupun mengganti KTP-el rusak. (*)

sumber : https://bontangpost.id/bontang-siap-uji-coba-ktp-digital-tak-perlu-lagi-dicetak/

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

 

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

Jakarta - Inovasi Pelayanan Dokumen Kependudukan Sinergi Untuk Ibu Hamil (Pandu Kasih) milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, mendukung program pemerintah secara nasional dalam menangani stunting.

Disampaikan oleh Plt. Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Sudi Priyanto, inovasi Pandu Kasih pada prinsipnya ditujukan untuk memudahkan ibu hamil dalam memiliki dokumen kependudukan sehingga dapat lebih leluasa dalam mengakses berbagai layanan kesehatan.

“Pandu kasih dilatarbelakangi adanya ibu hamil yang tidak memiliki dokumen kependudukan sementara beberapa layanan kesehatan seperti pelayanan untuk pemeriksaan kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan memerlukan dokumen kependudukan tersebut,” ujar Sudi di acara Ngopi Bareng Dukcapil, TV Desa, Jumat (19/03/2021).

Read more: Inovasi Pandu Kasih Disdukcapil Bontang Dukung Program Pemerintah Cegah Stunting

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

Jakarta - Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri berazam meningkatkan kualitas layanan Adminduk di tahun 2021, yang menurut zodiak China dikenal Tahun Kerbau dengan unsur logam.

Namun Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh, tidak menilik dari sisi itu, melainkan secara realistis melihatnya bahwa Tahun 2021 ini sangat kondusif bagi Dukcapil.

"Tahun ini momentum terbaik bagi Ditjen Dukcapil untuk meningkatkan kualitas layanan Adminduk menuju integrasi data secara nasional. Maka dari minggu pertama Januari 2021 langsung kita gaspol meningkatkan kualitas layanan Adminduk di tahun 2021," ujarnya dalam arahan Zoom Meeting dengan 34 Kepala Dinas Dukcapil Provinsi se Indonesia, dari kantor Pusat Dukcapil, Jalan Raya Pasar Minggu Km 29, Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Read more: Awali Tahun 2021, Dukcapil Gelar Raker Peningkatan Kualitas Layanan Adminduk pada 34 Provinsi