Berita

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

 

MEGA ASRI/BONTANG POST
MINIM PETUGAS : Pegawai Disdukcapil mengikuti diklat di BKD. Mengakibatkan pelayanan pembuatan KK menjadi molor.  
Disebabkan 6 Pegawai Disdukcapil Mengikuti Diklat Pelayanan Prima 
BONTANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang sedikit kesulitan melayani masyarakat. Pasalnya, sebanyak 6 petugas pelayanan sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) pelayan prima di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bontang selama 4 hari. Akibatnya, pelayanan pembuatan Kartu Keluarga (KK) terpaksa molor dari waktu awal selama 4 hari menjadi 7 hari. 
Hal tersebut diutarakan Kasi KTP dan KK Disdukcapil Bontang, Masriah. Kata dia, keenam orang tersebut sudah sesuai rekomendasi atasan dan disetujui. Sehingga untuk mengantisipasi lonjakan pengurus surat-surat penting, masih terdapat beberapa tenaga di bidang pelayanan.

Read more: PEMBUATAN KK TERPAKSA MOLOR

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

SANGATTA – Hingga kini status kependudukan warga Dusun Sidrap sepertinya tidak pernah berakhir. Ada ribuan warga yang tinggal di Desa Martadinata, Kutai Timur (Kutim) yang berbatasan langsung dengan Kota Bontang. Masalah ini selalu muncul khususnya jelang perhelatan pemilihan umum (Pemilu), termasuk Pilkada serentak permasalahan ini kembali mencuat.
Diketahui, lebih dari 2 ribu jiwa warga di Dusun Sidrap dipastikan tidak akan menggunakan hak pilihnya untuk Pilkada Kutim. Mereka sudah memilih menyalurkan hak suaranya pada Pilkada Kota Bontang, diwaktu yang bersamaan.

Read more: Ribuan Warga Sidrap Pilih Ikut Pilkada Bontang

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

Pencurian uang masih menghantui nasabah di Indonesia. Pelakunya tak hanya dari dalam, namun juga dari luar negeri. Beberapa kasus yang sering ditemui adalah email phising dan sinkronisasi token palsu. Semakin banyaknya model kejahatan juga sangat menyulitkan pihak perbankan.

Modus lain dilakukan para pencuri dari luar negeri yang rela untuk menjebol ATM wisatawan dari Eropa dan AS yang singgah di Indonesia. Mereka menganggap Indonesia mempunyai sistem keamanan cyber dan perbankan yang cukup lemah.

Read more: Single Identity Number Bisa Menekan Penipuan Online

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

Mendagri: e-KTP Ditargetkan Rampung pada 2016

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, program e-KTP ditagetkan rampung pada tahun 2016. Dengan demikian, artinya seluruh warga negara sudah memegang e-KTP pada tahun depan. Target berikutnya, dalam dua tahun mayoritas penduduk Indonesia diharapkan sudah mempunyai akta lahir.

 

“Pencatatan kependudukan secara baik, akan membuat pelayanan publik menjadi aman dan hak warga negara bisa terlindungi,” ujar Mendagri pada saat pembukaan Rapat Kerja Nasional Pencatatan Sipil 2015, di Balikpapan, Senin (28/9)

Read more: Mendagri: e-KTP Ditargetkan Rampung pada 2016

User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive

SURYA.co.id, SURABAYA - Pemerintah akan memberikan kartu tanda penduduk (KTP) untuk anak-anak Indonesia, dengan usia 0 sampai 18 tahun .

Kebijakan ini diambil untuk pendataan administrasi kependudukan, pemberian identitas sekaligus bentuk pemenuhan hak anak.

Dengan begitu, ketika lahir, selain mendapatkan akta kelahiran, anak juga akan memperoleh KTP anak.


 

"Tahun depan (2016), kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan," tegas Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh, Selasa (6/10/2015) malam, di sela-sela pembukaan Rakernas Pencatatan Sipil 2015, di Gedung Negara Grahadi.

Pada tahap awal, pemberlakuan KTP Anak hanya diperuntukkan bagi kabupaten/kota yang saat ini capaian akta kelahiran anak di atas 75 persen.

Setelah itu, tahun 2017, KTP anak sudah diberlakukan secara resmi untuk seluruh wilayah di Indonesia.

"Khusus tahun 2016, ada 50 kabupaten yang kita jadikan sebagai pilot project KTP Anak," jelas Zudan.

Dari 50 kabupaten tersebut, di Jatim ada empat daerah. Yakni, Kota Kediri, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, dan Kota Blitar. Di empat daerah ini, capaian kepemilikan akta kelahiran anak berkisar antara 76,83 sampai 80,07 persen.

Menurut Zudan, KTP anak nanti akan memuat informasi penting kependudukan. Mulai nama, alamat, nama orang tua, nomor kartu penduduk, dan sejumlah identitas diri lainnya. Namun, bentuk KTP masih dicetak biasa dan belum berupa KTP elektronik seperti orang dewasa.

"Setelah usia 18 tahun ke atas, baru wajib perekaman KTP elektronik," tegasnya.

 

sumber : http://adminduk.kemendagri.go.id/detail/mulai-2016-pemerintah-berlakukan-ktp-anak