Berita

 

2019-02-08 17:53:07

 

Makassar - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil). Hal ini berkat pencapaian kinerja luar biasa di bidang perekaman data KTP Elektronik (KTP-El) yang telah mencapai 97,41 persen, sehingga tersisa 2,59 persen penduduk yang belum merekam  KTP-el.

“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan Saudara selama ini. Tingkatkan terus kualitas pelaksanaan tugas sebagai abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah sehingga dapat lebih profesional, kompeten dan berintegritas tinggi yang diharapkan dapat lebih menunjang tugas pokok dan fungsi operasional di lapangan,” ujar Mendagri Tahjo Kumolo dalam sambutan tertulisnya di arena Rapat Koordinasi Nasional I Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Rakornas I Dukcapil) di Four Points by Sheraton Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/2/2019) malam. 

Read more: Go Digital, Dukcapil Siap Wujudkan Single Identity Number

2019-02-08 17:18:44

 

Makassar – Tidak kurang dari dua ribu peserta tumpah ruah menghadiri Rapat Koordinasi Nasional I Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Rakornas I Dukcapil) 2019 di Four Points by Sheraton Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan. Kamis (7/2/2019). 

Rakornas yang diselenggarakan oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri ini berlangsung selama tiga hari pada 7 sampai 9 Februari 2019. Pesertanya merupakan pejabat pada dinas/organisasi perangkat daerah yang menangani pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh pada kesempatan ini sekaligus meluncurkan program Dukcapil Go Digital. 

Read more: Gelar Rakornas, Zudan Luncurkan Dukcapil Go Digital

Jakarta - Memastikan tercapainya target-target pelayanan, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menghimbau jajaran Dukcapil untuk ngebut dalam pelayanan administrasi kependudukan. Hal ini disampaikan Prof. Zudan mengingat tahun 2017 akan segera berakhir. 

Target pertama yang menjadi perhatian Dirjen Dukcapil adalah terkait penuntasan pencetakan KTP-el, khususnya terkait data KTP-el dengan status siap cetak atau PRR (print ready record). 

“Mohon rekan-rekan utamakan cetak PRR ini agar segera habis. Kita ngebut cetaknya, ibarat balapan, gas pol rem blong, super ngebut”, ajak Prof. Zudan melalui keterangan tertulis kepada Tim Media Dukcapil, Kamis (23/11/2017). 

Selain itu, Prof. Zudan juga memberi perhatian khusus agar masyarakat mendapatkan dokumen kependudukan secara cepat dan lancar. 

“Layanan terintegrasi 3 ini 1, layanan tanpa permohonan dan program Semedi semoga bertambah lancar”, pungkasnya.

Layanan 3 in 1 adalah layanan terintegrasi yang saat ini mulai dikembangkan dalam pelayanan administrasi kependudukan di sejumlah daerah. Hanya dengan sekali permohonan, misalnya permohonan Akta Kelahiran, warga akan mendapatkan tiga dokumen kependudukan sekaligus. Di beberapa daerah, juga ada yang sudah menerapkan layanan 4 in 1. 

Read more: Dirjen Dukcapil Imbau Jajaran Tuntaskan Pencetakan KTP-el

Jakarta – Kedua lembaga, Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Agama (Kemenag), menjalin kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, dalam hal ini Ditjen Dukcapil di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (09/11/2017). 

Kerjasama Kemendagri dengan MA dituangkan melalui penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kerja Sama Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dalam Lingkup Tugas MA. 

Selain itu, kerja sama dengan MA juga dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pemanfaatan NIK, data kependudukan, dan KTP-el dalam layanan pencatatan perceraian penduduk yang beragama Islam dan selain Islam. 

Kerjasama melalui MoU dilakukan antara Mendagri yang diwakili Plt. Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo dengan perwakilan Ketua MA. 

Sedangkan kerjasama melalui PKS dilakukan antara Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh dengan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) MA. 

Read more: MA dan Kemenag Manfaatkan Data Kependudukan Kemendagri

Meski Delapan Ribu Warga Sudah Lakukan Perekaman

Eka Dedy Anshariddin (DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Hingga kini, stok blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik  (KTP-el) masih kosong di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapi) Bontang. Padahal, saat ini tercatat 8000 warga sudah melakukan perekaman.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bontang Eka Dedy Anshariddin mengatakan, jumlah 8000 warga tersebut merupakan kalkulasi dari  Oktober hingga bulan ini. Dirinya menyebut, kosongnya blangko dikarenakan masih dalam proses lelang di Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).  “Ini sudah memasuki lelang yang ketiga, karena lelang pertama di November dan kedua Februari semuanya gagal,” jelasnya, Senin (27/3) kemarin.

Dia menambahkan, meski demikian, warga Bontang yang belum memiliki KTP-el masih dimudahkan dalam pelayanan publik, seperti mengurus kartu Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,  kepolisian, dan perbankan.  Asalkan memiliki  surat keterangan sudah melakukan perekaman KTP-el dari Disdukcapil. 

“Surat keterangan sementara ini karena hanya berbahan kertas,  apabila mengalami kerusakan bisa saja diganti di Disdukcapil,” tuturnya.

Kemudian apabila blangko sudah tersedia, dari pengajuan 10 ribu keping, biasanya pusat hanya memberikan sebanyak seribu hingga tiga ribu keping ke Bontang. Melihat  jumlah tersebut, tentunya tidak mencukupi jumlah yang sudah melakukan perekaman saat ini. Maka dari itu, dari Disdukcapil hanya mencetak KTP-el bagi warga Bontang yang sudah mengajukan permohonan yang lengkap dengan sang pemohonnya.  “Jadi bila ingin mencetak KTP-el,  warga bisa ke loket dan akan diverifikasi oleh petugas,” tutupnya. (ver) 

sumber : http://bontang.prokal.co/read/news/11304-sampai-saat-ini-blangko-ktp-el-masih-proses-lelang.html