Berita

Meski Delapan Ribu Warga Sudah Lakukan Perekaman

Eka Dedy Anshariddin (DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Hingga kini, stok blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik  (KTP-el) masih kosong di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapi) Bontang. Padahal, saat ini tercatat 8000 warga sudah melakukan perekaman.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bontang Eka Dedy Anshariddin mengatakan, jumlah 8000 warga tersebut merupakan kalkulasi dari  Oktober hingga bulan ini. Dirinya menyebut, kosongnya blangko dikarenakan masih dalam proses lelang di Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).  “Ini sudah memasuki lelang yang ketiga, karena lelang pertama di November dan kedua Februari semuanya gagal,” jelasnya, Senin (27/3) kemarin.

Dia menambahkan, meski demikian, warga Bontang yang belum memiliki KTP-el masih dimudahkan dalam pelayanan publik, seperti mengurus kartu Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,  kepolisian, dan perbankan.  Asalkan memiliki  surat keterangan sudah melakukan perekaman KTP-el dari Disdukcapil. 

“Surat keterangan sementara ini karena hanya berbahan kertas,  apabila mengalami kerusakan bisa saja diganti di Disdukcapil,” tuturnya.

Kemudian apabila blangko sudah tersedia, dari pengajuan 10 ribu keping, biasanya pusat hanya memberikan sebanyak seribu hingga tiga ribu keping ke Bontang. Melihat  jumlah tersebut, tentunya tidak mencukupi jumlah yang sudah melakukan perekaman saat ini. Maka dari itu, dari Disdukcapil hanya mencetak KTP-el bagi warga Bontang yang sudah mengajukan permohonan yang lengkap dengan sang pemohonnya.  “Jadi bila ingin mencetak KTP-el,  warga bisa ke loket dan akan diverifikasi oleh petugas,” tutupnya. (ver) 

sumber : http://bontang.prokal.co/read/news/11304-sampai-saat-ini-blangko-ktp-el-masih-proses-lelang.html

Yuliatinur Berharap Pelayanan Lebih Ditingkatkan

SEDERHANA : Suasana saat Sertijab Kadiskucapil Senin (9/1) kemarin di Kantor Diskucapil Bontang.(Ist) 

PROKAL.CO, BONTANG – Acara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadiskucapil) Senin (9/1) kemarin berlangsung khidmat dan sederhana. Berlangsung di Kantor Diskucapil Jalan Awang Long, sertijab ini dilaksanakan pada siang hari saat jam pelayanan tutup. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Selain serah terima jabatan, acara juga dirangkai dengan perpisahan dari pegawai Diskucapil yang mendapat rotasi ke instansi lain pada mutasi jilid I Pemkot Bontang beberapa waktu lalu.

Mereka adalah Ahmad Aznem, Mohamad Karnadi, dan Rudiyan Noor.

Jika sebelumnya Ahmad Aznem menjabat sebagai Kabid Pencatatan Sipil, kini dia dimutasi menjadi Kabid Penyelenggaran Pelayanan Perijinan dan non Perijinan Dinas  Penanaman modal Tenaga Kerja, Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sementara Mohamad Karnadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Kelahiran Dan Kematian, kini pindah ke Kasi Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian. Dan terakhir, Rudiyan Noor yang sebelumnya menjabat Kasi Pengolahan data dan pelaporan, kini pindah menjadi Kasi kerjasama dan pengembangan SDM Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Read more: Sertijab Kadiskucapil Berjalan Sederhana

Jika Tak Merekam, Tidak Akan Mendapatkan Pelayanan Publik

Eka Dedy Anshariddin, Kabid Pendaftaran dan Kependudukan Disdukcapil Bontang

BONTANG – Batas akhir perekaman KTP elektronik (e-KTP) ditetapkan 30 September 2016. Batas akhir perekaman warga yang baru menginjak usia 17 tahun sejak 1 Mei 2016, juga jatuh pada tanggal yang sama. Tehitung sejak 1 Oktober mendatang, KTP Siak tidak berlaku. Jika ada warga belum melakukan perekaman e-KTP, maka akan disanksi tidak bisa mendapatkan pelayanan publik.

Kabid Pendaftaran dan Kependudukan (Dafduk) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, Eka Dedy Anshariddin mengatakan, dari total keseluruhan jumlah penduduk Kota Taman yakni 167.094, lima persennya belum memiliki e-KTP.

“Dari yang wajib melakukan perekaman e-KTP, ada lima persen yang belum melakukan perekaman. Kalau secara angka, ada sekitar 6.000 orang Bontang belum melakukan perekaman,” tuturnya Sabtu (20/8) kemarin.

Dia tidak menampik, jika Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah memberikan surat edaran ke seluruh Disdukcapil termasuk di Kota Bontang, bahwa batas akhir pembuatan e-KTP pada 30 September 2016 ini.

Read more: Deadline Urus E-KTP 30 September 2016

Senin, 29 Februari 2016 Jam: 19:29:19 WIB

JADI DAERAH PERCONTOHAN, DISDUKCAPIL BONTANG : 55.240 ANAK DI BONTANG AKAN MEMILIKI KIA,

Kepala Bidang Disdukcapil Bontang, Eka Dedi Anshariddin (foto :Ndi)

EKSPOS KALTIM Bontang- Peraturan menteri No.2 tahun 2016 tentang kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) yang bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan public serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional sebagai warga Negara.

Kepala Bidang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, Eka Dedi Anshariddin saat ditemui dikantornya, Senin (29/2/16)  Mengatakan, dari data yang dirilis pihak Disdukcapil terdapat 55.240 jiwa yang akan dibuatkan KIA pada April mendatang.

data kami terdapat jumlah yang cukup besar, yakni sekitar 55.240 anak, data tersebut sudah termasuk usia 0 sampai 16 tahun,”terang Eka.

Read more: JADI DAERAH PERCONTOHAN, DISDUKCAPIL BONTANG : 55.240 ANAK DI BONTANG AKAN MEMILIKI KIA

[JAMBI] Sekitar 23.475.000 orang penduduk  Indonesia belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Mereka sebagian besar berada di daerah-daerah terpencil seperti di wilayah pesisir dan pegunungan.

Demikian Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),  Zudan Arif Fakrulloh kepadaSP seusai memimpin serah terima jabatan Gubernur Jambi dari Penjabat Gubernur Jambi, Irman kepada Gubernur Jambi yang baru, Zumi Zola dan Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar di rumah dinas Gubernur Jambi, Kota Jambi, Selasa (16/2).

Read more: 23 Juta Penduduk Belum Miliki e-KTP