Selasa, 07 Juli 2015 | 13:18

Jakarta – Lima Bank melakukan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan & Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Kerjasama dilakukan dalam rangka meningkatkan pemanfaatan E-KTP saat pembukaan rekening bank. Kelima bank tersebut, antara lain PermataBank, Bank Sinarmas, Bank Danamon, Bank Syariah Mandiri (BSM), BTPN, dan PT Pefindo.

"Ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Mendagri dan Ketua OJK,” ujar Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Selasa (7/7).

 

 

Zudan mengatakan bahwa kerja sama dalam bentuk MoU ini disepakati pada 20 Februari 2015 antara Mendagri Tjahjo Kumolo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) Muliaman D Hadad.

“Ruang lingkup dalam perjanjian kerja sama ini antara lain pemanfaatan NIK, pemanfaatan data kependudukan, dan pemanfaatan KTP elektronik,” papar Zudan.

Database kependudukan, NIK, dan KTP elektronik, kata Zudan sangat efektif untuk dijadikan dasar perbankan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pengembangan cakupan bisnis. Kerja sama ini juga, lanjut Zudan dapat mencegah upaya pemalsuan atau penggandaan identitas karena sistem sudah dilengkapi dengan dengan sidik jari dan iris mata.

“E-KTP dapat mencegah berbagai tindakan kriminal dengan pemalsuan atau penggandaan identitas. Bank yang kerja sama dengan kita pun hanya punya hak akses, tetapi hanya bisa melihat saja. Seperti menonton data di televisi, tapi tidak akan bisa merubah data yang kami berikan aksesnya,” jelas Zudan. 

Yustinus Paat/FMB

sumber : http://www.beritasatu.com/bank-dan-pembiayaan/289109-lewat-ektp-kemdagri-dan-lima-bank-kerjasama-tekan-pemalsuan-rekening.html