Print 

Ditulis pada 27 Februari 2014 00:12 WIB

Solo – Kota Solo masuk 10 besar dari perwakilan Indonesia yang masuk dalam program layanan publik terbaik dunia. Saat ini, kota Solo sudah masuk pada seleksi putaran kedua yang dilakukan lembaga dunia United Nations Public Service Award (UNPSA) 2014.

 

Penghargaan akan diberikan pada lembaga atau instansi yang memiliki inovasi di bidang layanan publik. Seperti halnya di kota Solo, program layanan Kartu Insentif Anak (KIA) diajukan untuk bersaing dengan sejumlah kontestan lain melalui program PBB itu.

 

“Saat ini sudah masuk putaran kedua. Belum lama ini kami diundang ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) untuk melengkapi persyaratan,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) kota Solo, Suwarta kepada wartawan, Rabu (26/2).

 

KIA merupakan sebuah kartu yang diberikan kepada anak-anak untuk mendapatkan fasilitas keringanan pembelian pada sejumlah retail, toko buku, sektor jasa dan perdagangan lain yang telah bekerjasama dengan Pemkot.

 

Dengan menggunakan kartu KIA, anak-anak akan mendapat potongan harga pada saat membeli produk-produk tertentu. Dengan potongan harga tersebut, dinilai bisa membantu keuangan keluarga yang bersangkutan. Saat ini, program KIA sudah diikuti sekitar 40 ribu anak se-kota Solo.

 

Suwarta berharap, program yang dijalankannya itu bisa membawa kota Solo untuk mendapat peringkat yang lebih tinggi lagi. “Ya harapannya bisa naik terus,” ungkapnya.

 

Sumber : timlo.ne