Berita

BONTANG – Sebanyak 9.000 warga Bontang belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).Kepala Bidang Pendaftaran dan Kependudukan (Dafduk) Disdukcapil Bontang, Eka Dedy Anshariddin menuturkan, dari total 114.253 warga Bontang yang telah wajib KTP, masih ada sekitar 7 persen yang belum melakukan perekaman. Ia menjelaskan, mereka yang belum melakukan perekaman itu adalah warga yang menetap di Bontang, tetapi memiliki pekerjaan di luar kota. Sehingga tidak sempat melakukan perekaman di wilayah administrasi Bontang.

Read more: 9 Ribu Warga Bontang Belum Rekam E-KTP

 

MEGA ASRI/BONTANG POST
MINIM PETUGAS : Pegawai Disdukcapil mengikuti diklat di BKD. Mengakibatkan pelayanan pembuatan KK menjadi molor.  
Disebabkan 6 Pegawai Disdukcapil Mengikuti Diklat Pelayanan Prima 
BONTANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang sedikit kesulitan melayani masyarakat. Pasalnya, sebanyak 6 petugas pelayanan sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) pelayan prima di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bontang selama 4 hari. Akibatnya, pelayanan pembuatan Kartu Keluarga (KK) terpaksa molor dari waktu awal selama 4 hari menjadi 7 hari. 
Hal tersebut diutarakan Kasi KTP dan KK Disdukcapil Bontang, Masriah. Kata dia, keenam orang tersebut sudah sesuai rekomendasi atasan dan disetujui. Sehingga untuk mengantisipasi lonjakan pengurus surat-surat penting, masih terdapat beberapa tenaga di bidang pelayanan.

Read more: PEMBUATAN KK TERPAKSA MOLOR

SANGATTA – Hingga kini status kependudukan warga Dusun Sidrap sepertinya tidak pernah berakhir. Ada ribuan warga yang tinggal di Desa Martadinata, Kutai Timur (Kutim) yang berbatasan langsung dengan Kota Bontang. Masalah ini selalu muncul khususnya jelang perhelatan pemilihan umum (Pemilu), termasuk Pilkada serentak permasalahan ini kembali mencuat.
Diketahui, lebih dari 2 ribu jiwa warga di Dusun Sidrap dipastikan tidak akan menggunakan hak pilihnya untuk Pilkada Kutim. Mereka sudah memilih menyalurkan hak suaranya pada Pilkada Kota Bontang, diwaktu yang bersamaan.

Read more: Ribuan Warga Sidrap Pilih Ikut Pilkada Bontang

Pencurian uang masih menghantui nasabah di Indonesia. Pelakunya tak hanya dari dalam, namun juga dari luar negeri. Beberapa kasus yang sering ditemui adalah email phising dan sinkronisasi token palsu. Semakin banyaknya model kejahatan juga sangat menyulitkan pihak perbankan.

Modus lain dilakukan para pencuri dari luar negeri yang rela untuk menjebol ATM wisatawan dari Eropa dan AS yang singgah di Indonesia. Mereka menganggap Indonesia mempunyai sistem keamanan cyber dan perbankan yang cukup lemah.

Read more: Single Identity Number Bisa Menekan Penipuan Online

Mendagri: e-KTP Ditargetkan Rampung pada 2016

 

 

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, program e-KTP ditagetkan rampung pada tahun 2016. Dengan demikian, artinya seluruh warga negara sudah memegang e-KTP pada tahun depan. Target berikutnya, dalam dua tahun mayoritas penduduk Indonesia diharapkan sudah mempunyai akta lahir.

 

“Pencatatan kependudukan secara baik, akan membuat pelayanan publik menjadi aman dan hak warga negara bisa terlindungi,” ujar Mendagri pada saat pembukaan Rapat Kerja Nasional Pencatatan Sipil 2015, di Balikpapan, Senin (28/9)

Read more: Mendagri: e-KTP Ditargetkan Rampung pada 2016