Kasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Sosial dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, Muhammad Thamrin. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

bontangpost.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bakal melakukan uji coba penerapan KTP-el berbentuk digital yang memiliki QR code pada 2022 ini. Ada 50 kabupaten/kota yang dijadikan pilot project, salah satunya Bontang, Kalimantan Timur. Kasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang Muhammad Thamrin menjelaskan transisi dari KTP-el fisik ke digital ini bakal dilakukan secara bertahap. Besar kemungkinan tak dilakukan serempak di 50 kabupaten/kota, namun per wilayah, semisal Pulau Jawa, lalu menyusul daerah lain. “Sudah sosialisasi tapi kapan dan siapa duluan itu kami belum dapat instruksi dari pusat. Intinya sih Bontang masuk dalam pilot project ini,” beber Thamrin ketika disambangi di kantornya, Jalan Awang Long, Bontang Baru, Bontang Utara, Jumat (7/1/2022) pagi. Tujuan penerapan KTP-el berbentuk digital ini, kata Thamrin, guna mendorong efisiensi anggaran. Ini bakal memudahkan masyarakat bila membutuhkan KTP-el di untuk mengakses keperluan publik. Selain itu, dengan KTP-el tak akan ada lagi kasus KTP hilang atau tercecer.

“Masyarakat yang mau urus KTP juga biasa terkendala blanko kurang. Nah kalau sudah KTP digital sudah tidak lagi,” ungkapnya. Hingga kini belum ada instruksi khusus soal kapan dan bagaimana teknis penggunaan KTP digital. Namun berdasar hasil sosialisasi beberapa waktu lalu, nantinya bakal ada aplikasi KTP-el yang memuat identitas warga. Aplikasi dapat diunduh gratis baik di playstore atau app store. Sejatinya aplikasi sudah bisa digunakan, tapi belum dibuka untuk publik. Masih internal Disdukcapil yang menggunakan. Lantaran aplikasi sendiri masih dalam proses penyempurnaan. “Identitas digital ID ini kurang lebih seperti aplikasi PeduliLindungi. Semua disiapkan pusat, kami di daerah pelaksana teknisnya saja,” ucapnya. Adapun untuk di Bontang, per harinya ada sekitar 100 permintaan membuat KTP. Baik untuk pemula, perubahan identitas, ataupun mengganti KTP-el rusak. (*)

sumber : https://bontangpost.id/bontang-siap-uji-coba-ktp-digital-tak-perlu-lagi-dicetak/