Print 

Kematian (Mortalitas)

Kematian merupakan parameter demografi yang berfungsi mengurangi jumlah penduduk. Tinggi rendahnya tingkat kematian penduduk disuatu daerah mencerminkan kondisi kesehatan penduduk disuatu daerah. Kematian atau mortalitas merupakan salah satu dari 3 (tiga) komponen demografi selain kelahiran (fertlitas) dan migrasi, yang dapat mempengaruhi jumlah dan komposisi penduduk.

Indikator kematian berguna untuk memonitor kinerja pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

1)Jumlah Kematian

Banyaknya jumlah kematian dalam satu wilayah berkaitan erat dengan kesehatan lingkungan, kondisi sosial, ekonomi, dan adat istiadat.

Tabel 3.26. Jumlah Kematian Kota Bontang Tahun 2010

KECAMATAN JUMLAH KEMATIAN
N %
BONTANG UTARA 121 41%
BONTANG SELATAN 132 45%
BONTANG BARAT 41 14%
Kota Bontang 294 100%

Dari tabel 3.26 terlihat bahwa tahun 2010 jumlah kematian di Kota Bontang sebanyak 294 kematian. Apabila dilihat menurut kecamatan, jumlah kematian terbesar berada di Kecamatan Bontang Selatan yaitu 132 jiwa (45%), diikuti oleh Kecamatan Bontang Utara yaitu 121 jiwa (41%). Sedangkan kecamatan dengan jumlah kematian terkecil adalah Kecamatan Bontang Barat yakni 41. Keaktifan masyarakat melaporkan kejadian kematian, akan melengkapi cakupan data kematian di wilayah tersebut. dan non penduduk dapat dipisahkan.

2)Angka kematian kasar

Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate/CDR) adalah angka yang menunjukkan besarnya kematian yang terjadi dalam satu tahun untuk setiap 1000 penduduk.

Angka Kematian Kasar ini untuk memberikan gambaran mengenai keadaan kesejahteraan penduduk.

Tabel 3.27. Angka Kematian Kasar (CBR) Kota Bontang Tahun 2010

KECAMATAN JUMLAH KEMATIAN *) JUMLAH PENDUDUK PERTENGAHAN TAHUN ANGKA KEMATIAN KASAR (CBR)
Bontang Selatan 121 70232 2
Bontang Utara 132 68248 2
Bontang Barat 41 29956 1
Kota Bontang 294 168436 2

Dari tabel 3.27 di atas, terlihat bahwa pada tahun 2010 di Kota Bontang terdapat 2 kematian per 1000 penduduk. Apabila dilihat menurut kecamatan, Kecamatan Bontang Utara dan Bontang Selatan memiliki angka kematian kasar (CDR) 2 per 1000 penduduk dan merupakan kecamatan dengan angka kematian kasar terbesar, sedangkan Kecamatan Bontang Barat merupakan kecamatan yang memiliki angka kematian kasar terendah.