2.Komposisi Penduduk

a. Penduduk menurut Karakteristik Demografi

2) Rasio Jenis Kelamin

Rasio Jenis Kelamin (RJK) menggambarkan perbandingan jumlah penduduk laki-laki dengan jumlah penduduk perempuan per 100 penduduk perempuan. Data dan informasi rasio jenis kelamin ini berguna untuk pengembangan perencanaan pembangunan yang berwawasan gender, terutama yang berkaitan dengan perimbangan pencapaian pembangunan laki-laki dan perempuan secara adil. Selain itu, informasi rasio jenis kelamin juga penting diketahui oleh para politisi, terutama untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dalam parlemen.

Tabel 3. 4. Rasio Jenis Kelamin (Sex Ratio) Kota Bontang Menurut Kecamatan Tahun 2010

KECAMATAN LAKI-LAKI PEREMPUAN SEX RATIO
n % n %
Bontang Utara 39.607 23% 34.102 19% 1,161
Bontang Selatan 37.964 22% 33.102 19% 1,147
Bontang Barat 16.606 9% 14.449 8% 1,149
Kota Bontang 94.177 54% 81.653 46% 1,153

 

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bontang

Dari tabel 3.4 nampak bahwa rasio jenis kelamin Kota Bontang sebesar 1,153 artinya dari setiap 1 penduduk perempuan terdapat 1,153 penduduk laki-laki. Berbeda dengan gambaran rasio jenis kelamin secara nasional lebih banyak penduduk perempuan dibanding penduduk laki-laki. Terlihat pula bahwa rasio jenis kelamin di setiap kecamatan di atas 1,1 , hal ini berarti bahwa jumlah penduduk laki-laki di setiap kecamatan lebih besar daripada perempuan 1,1. Jika diamati masing-masing wilayah Kecamatan, maka terlihat bahwa Kecamatan Bontang Utara memiliki rasio jenis kelamin tertinggi yaitu 1,161 sedangkan rasio jenis kelamin terendah 1,147 terdapat di Kecamatan Bontang Selatan.

Tabel 3.5. Rasio Jenis Kelamin (Sex Ratio) Kota Bontang Tahun 2010

 

KELOMPOK UMUR LAKI-LAKI PEREMPUAN SEX RATIO
n % n %
0-4 8.307 4,72% 7560 4,30% 1,1
05-09 9.437 5,37% 8913 5,07% 1,06
10-14 8.385 4,77% 7702 4,38% 1,09
15-19 8.036 4,57% 7378 4,20% 1,09
20-24 10.138 5,77% 8834 5,02% 1,15
25-29 10.878 6,19% 9286 5,28% 1,17
30-34 9.290 5,28% 7975 4,54% 1,16
35-39 7.645 4,35% 6784 3,86% 1,13
40-44 6.856 3,90% 6296 3,58% 1,09
45-49 6.045 3,44% 4871 2,77% 1,24
50-54 4.617 2,63% 2966 1,69% 1,56
55-59 2.454 1,40% 1273 0,72% 1,93
60-64 1.065 0,61% 761 0,43% 1,4
65-69 516 0,29% 469 0,27% 1,1
70-74 283 0,16% 313 0,18% 0,9
>75 225 0,13% 272 0,15% 0,83
Jumlah 94.177 53,56% 81653 46,44% 1,15

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bontang (data SIAK diolah)

 

Jika dilihat menurut umur, maka besar rasio jenis kelamin penduduk pada kelompok umur 0-4 tahun sebesar 1,10 yang artinya dari setiap balita perempuan terdapat 1,1 balita berjenis kelamin laki-laki. Secara biologis jumlah kelahiran laki-laki pada umumnya lebih besar dibanding dengan kelahiran bayi perempuan (sebaliknya), namun bayi laki-laki lebih rentan terhadap kematian dibanding bayi perempuan (sebaliknya). Pada kelompok umur yang lain terlihat gambaran yang sama, kecuali pada kelompok umur 70 tahun ke atas. Pada kelompok lansia, perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki (sebaliknya) karena secara biologis umur harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.