Print 

2.Komposisi Penduduk

a. Penduduk menurut Karakteristik Demografi

1)Jumlah dan Proporsi Penduduk menurut Umur dan Jenis Kelamin

Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin penting untuk diketahui, terutama ketika menyusun suatu perencanaan kebijakan dan program pembangunan suatu wilayah. Karena setiap kelompok umur penduduk mempunyai kebutuhan dan penanganan yang berbeda-beda. Kelompok penduduk dibawah 5 tahun misalnya, masih memerlukan ketersediaan pelayanan kesehatan yang baik, peningkatan status gizi dan status kesehatan, mengingat kelompok ini rentan terhadap kematian. Hal sama, juga penting untuk kelompok remaja khususnya perempuan, ketika menyusun program-program kesehatan reproduksi remaja dalam rangka menyiapkan remaja perempuan menjadi calon ibu yang prima.

Dengan demikian informasi mengenai komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin penting untuk perencanaan untuk penyediaan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan dan kebutuhan-kebutuhan dasar penduduk lainnya yang sesuai dengan kebutuhan kelompok umur masing-masing, baik kebutuhan pangan, sandang, papan, pekerjaan dan lain sebagainya.. Selain itu komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin bukan hanya merupakan pencerminan proses demografi masa lalu, tetapi juga sekaligus dapat digunakan untuk memperkirakan gambaran perkembangan penduduk pada masa yang akan datang melalui proses kelahiran dan kematian.

Tabel 3.3.Jumlah dan Proporsi Penduduk Kota Bontang Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Tahun 2010

KELOMPOK UMUR LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH
n % n % n %
0-4 8.307 4,72% 7.560 4,30% 15.867 9,02%
05-09 9.437 5,37% 8.913 5,07% 18.350 10,44%
10-14 8.385 4,77% 7.702 4,38% 16.087 9,15%
15-19 8.036 4,57% 7.378 4,20% 15.414 8,77%
20-24 10.138 5,77% 8.834 5,02% 18.972 10,79%
25-29 10.878 6,19% 9.286 5,28% 20.164 11,47%
30-34 9.290 5,28% 7.975 4,54% 17.265 9,82%
35-39 7.645 4,35% 6.784 3,86% 14.429 8,21%
40-44 6.856 3,90% 6.296 3,58% 13.152 7,48%
45-49 6.045 3,44% 4.871 2,77% 10.916 6,21%
50-54 4.617 2,63% 2.966 1,69% 7.583 4,31%
55-59 2.454 1,40% 1.273 0,72% 3.727 2,12%
60-64 1.065 0,61% 761 0,43% 1.826 1,04%
65-69 516 0,29% 469 0,27% 985 0,56%
70-74 283 0,16% 313 0,18% 596 0,34%
>75 225 0,13% 272 0,15% 497 0,28%
Jumlah 94.177 53,56% 81.653 46,44% 175.830 100%

 

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bontang (data SIAK diolah)

Penduduk Kota Bontang sebagian besar merupakan penduduk berusia produktif yaitu pada kelompok umur antara 15-60 tahun (69,17%) dengan komposisi terbesar berada pada penduduk berumur 25-29 tahun. Komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin menampakkan hal yang sama. Proporsi penduduk pada umur tersebut, membutuhkan penyediaan fasilitas pendidikan lanjutan yang cukup, mudah dijangkau dan relatif murah, agar seluruh penduduk usia pendidikan dapat tertampung. Selain itu juga diperlukan lapangan kerja untuk mereka yang baru memasuki pasar kerja (entry baru).

Apabila dicermati lebih lanjut, 9,02 persen penduduk Kota Bontang merupakan balita dan 19,59 persen merupakan penduduk usia 5-14 tahun. Kondisi ini menuntut perhatian Pemerintah Daerah dalam penanganan penduduk balita dan usia 5-14 terutama dari segi kesehatan dan asupan gizi serta pelayanan pendidikan dasar.

Dari tabel 3.3 terlihat bahwa jumlah penduduk kelompok umur 0-4 tahun sudah terlihat kecil. Ini berarti angka kelahiran sudah menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini diduga dampak dari kebijakan pengendalian kelahiran yang telah dicanangkan sejak tahun 1970an. Hal ini diperkuat dengan kelompok-kelompok umur di atasnya yang juga sudah mengalami penurunan selama 20 tahun yang lalu. Meskipun penduduk muda (5-9 tahun) telah mengecil, namun masih tetap dibutuhkan fasilitas pendidikan dasar dan menengah yang cukup untuk menampung penduduk kelompok ini.

Yang perlu mendapatkan perhatian adalah bahwa penduduk kelompok muda tersebut akan mulai memasuki kelompok umur produktif, sementara kelompok umur produktif yang ada sekarang juga menunjukkan persentase yang tinggi dibandingkan kelompok umur lainnya. Lebih lanjut jika diperhatikan pada kelompok umur 20-29 tahun menunjukkan jumlah yang paling besar. Diduga penduduk kelompok umur ini adalah kaum migran yang masuk ke Kota Bontang untuk meneruskan pendidikan atau mencari pekerjaan.

Sementara itu penduduk lansia (65 tahun ke atas), menunjukkan proporsi yang kecil. Meskipun demikian lima tahun ke depan jumlah penduduk kelompok ini akan terus bertambah, karena umur harapan hidup juga terus meningkat baik secara regional maupun nasional. Pertambahan jumlah penduduk lansia ini harus mulai diantisipasi dari sekarang, karena kelompok ini akan terus membesar di masa depan, sehingga diperlukan kebijakan seperti ketenagakerjaan, kesehatan, pelayanan lansia serta kebutuhan sosial dasar lainnya.