C.  TEKNIS AKSES DATA.

 

Akses data dilakukan dengan:

 

  1. Akses data dengan menggunakan pelayanan akses data berbasis web service, yaitu sebuah sistem pencarian dan pengiriman data dengan menggunakan platform data universal berbasis teks. Data yang dihasilkan dapat dikombinasikan dan diolah kembali oleh aplikasi milik instansi/lembaga pemanfaat.
  2. Akses data dengan menggunakan web service dan ditampilkan secara statis dengan aplikasi website portal yang disediakan oleh Ditjen Dukcapil, sehingga instansi/lembaga pemanfaat tidak perlu memiliki aplikasi sendiri. 
  3. Pemadanan data secara offline, digunakan untuk pemuktahiran data instansi pemanfaat secara offline yang dilakukan pada saat pertama kali pemanfaat akan menggunakan koneksitas datawarehouse, hal ini dimaksudkan sebagai alternatif untuk mengurangi beban akses online saat pemuktahiran data awal. Akses selanjutnya dilkakukan secara online dengan asumsi jumlah data yang mengalir lebih sedikit. 
  4. Pencarian data penduduk secara manual,dilakukan untuk mencari data penduduk tertentu yang memerlukan metode khusus dalam pencariannya. Hal ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan dan sebagainya. 
  5. Akses data biometrik menggunakan aplikasi biometrik yang dapat digunakan mengakses profil biometrik penduduk secara lengkap. Pengguna utama biometrik adalah lembaga kepolisian dan lembaga lain berdasarkan perundang-undangan. 
  6. Pelaksanaan akses data dilakukan oleh Tim Teknis Ditjen Dukcapil dan Tim Teknis dari para pengguna data yang diatur dalam sebuah Standar Prosedur Operasional (SPO/SOP).