1. Persyaratan dan tata cara pendaftaran perpindahan penduduk Warga Negara Indonesia dalam Wilayah negara kesatuan Republik Indonesia dilakukan dengan memperhatikan klasifikasi perpindahan penduduk.
  2. Klasifikasi perpindahan penduduk sebagaimana dimaksud pada point (1), sebagai berikut:
    1. dalam satu kelurahan;
    2. antar kelurahan dalam satu kecamatan;
    3. antar kecamatan dalam satu kota;
    4. antar kabupaten atau kota dalam satu provinsi; atau
    5. antar propinsi.
  3. Pelaporan pendaftaran perpindahan penduduk Kota Bontang dengan klasifikasi sebagaimana dimaksud dalam Point (2) huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e, dilakukan dengan memenuhi syarat berupa surat pengantar RT, KK, dan KTP untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah.
  4. Surat Keterangan Pindah sebagaimana dimaksud pada point (3), berlaku selama 30 (tiga puluh) hari kerja.
  5. Pada saat diserahkan Surat Keterangan Pindah sebagaimana dimaksud pada point (2) kepada Penduduk, KTP yang bersangkutan dicabut dan dimusnahkan oleh Instansi yang menerbitkan Surat Keterangan Pindah.
  6. Surat Keterangan Pindah sebagaimana dimaksud pada point (5), berlaku sebagai pengganti KTP selama KTP baru belum diterbitkan.
  7. Penduduk Warga Negara Indonesia yang bermaksud pindah dengan klasifikasi sebagaimana dimaksud dalam point (2) huruf a, melapor kepada RT, Lurah dengan memenuhi syarat sebagaimana dimaksud dalam point (3 s/d 6).
  8. Pendaftaran penduduk Kota Bontang antar Kelurahan sebagaimana dimaksud pada point (7) dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:
    1. Petugas mengisi dan menandatangani formulir Permohonan Pindah;
    2. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting;
    3. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk;
    4. Lurah atas nama Kepala Instansi Pelaksana menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah Datang; dan
    5. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan Buku Mutasi Penduduk.
  9. Surat Keterangan Pindah Datang sebagaimana dimaksud pada point (8) huruf a digunakan sebagai dasar untuk:
    1. proses perubahan KK bagi kepala/anggota keluarga dalam KK yang tidak pindah;
    2. proses penerbitan KK dan KTP dengan alamat baru; dan
    3. perekaman ke dalam database kependudukan.
  10. Penduduk Kota Bontang yang bermaksud pindah dengan klasifikasi sebagaimana dimaksud dalam point (2) huruf b, melapor kepada Lurah dengan memenuhi syarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal (3 s/d 6).
  11. Pendaftaran penduduk Kota Bontang di Kelurahan sebagaimana dimaksud pada point (10) dilakukan dengan tata cara:
    1. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir Permohonan Pindah dan membawa surat keterangan dari RT;
    2. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting;
    3. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk;
    4. Lurah atas nama Kepala Instansi Pelaksana menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah;
    5. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan Buku Mutasi Penduduk; dan
    6. Surat Keterangan Pindah sebagaimana dimaksud pada huruf d diserahkan kepada penduduk untuk dilaporkan kepada lurah tempat tujuan.
  12. Surat Keterangan Pindah sebagaimana dimaksud pada point (11) huruf d digunakan sebagai dasar:
    1. proses perubahan KK bagi kepala/anggota keluarga dalam KK yang tidak pindah; dan
    2. perekaman ke dalam database kependudukan.
  13. Penduduk Kota Bontang sebagaimana dimaksud dalam point (2), melaporkan kedatangannya kepada RT dan Lurah tempat tujuan dengan menunjukkan Surat Keterangan Pindah dari Kelurahan/Kecamatan/ Instansi Pelaksana.
  14. Pendaftaran penduduk Kota Bontang di Kelurahan sebagaimana dimaksud pada point (13) dilakukan dengan tata cara:
    1. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir Permohonan Pindah Datang untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah Datang;
    2. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting;
    3. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk; dan
    4. Lurah atas nama Kepala Instansi Pelaksana menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah Datang.
  15. Surat Keterangan Pindah Datang sebagaimana dimaksud pada point (14) huruf d, digunakan sebagai dasar:
    1. proses penerbitan KK dan KTP dengan alamat baru; dan
    2. perekaman ke dalam database kependudukan.
  16. Penduduk Kota Bontang yang bermaksud pindah dengan klasifikasi sebagaimana dimaksud dalam point (2) huruf c, melapor kepada RT dan Lurah dengan memenuhi syarat sebagaimana dimaksud dalam point (3 s/d 6).
  17. Pendaftaran penduduk Kota di Kelurahan sebagaimana dimaksud pada point (16) dilakukan dengan tata cara:
      Penduduk mengisi dan menandatangani Formulir Permohonan Pindah;
    1. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk;
    2. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting;
    3. Lurah mengetahui dan membubuhkan tanda tangan pada Surat Pengantar dari RT;
    4. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan Buku Mutasi Penduduk; dan
    5. Petugas registrasi meneruskan berkas Formulir Permohonan Pindah sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan Surat Pengantar sebagaimana dimaksud pada huruf d kepada Camat.
  18. Pendaftaran penduduk di kecamatan sebagaimana dimaksud pada point (17) huruf f dilakukan dengan tata cara:
    1. Petugas melakukan verifikasi dan validasi data penduduk;
    2. Camat atas nama Kepala Instansi Pelaksana menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah; dan
    3. Surat Keterangan Pindah sebagaimana dimaksud pada huruf b diserahkan kepada penduduk untuk dilaporkan secara berjenjang mulai dari RT, Kelurahan dan Kecamatan tempat tujuan.
  19. Surat Keterangan Pindah sebagaimana dimaksud pada point (18) huruf b digunakan sebagai dasar:
    1. proses perubahan KK bagi kepala/anggota keluarga dalam KK yang tidak pindah; dan
    2. perekaman ke dalam database kependudukan.
  20. Penduduk Kota Bontang sebagaimana dimaksud dalam point (10 s/d 14), melaporkan kedatangannya kepada Lurah di tempat tujuan dengan menunjukkan Surat Keterangan Pindah.
  21. Penduduk Kota Bontang sebagaimana dimaksud dalam point (10 s/d 14), melaporkan kedatangannya kepada Lurah di tempat tujuan dengan menunjukkan Surat Keterangan Pindah.
  22. Pendaftaran penduduk Kota Bontang di Kelurahan sebagaimana dimaksud pada point (20) dilakukan dengan tata cara:
    1. Penduduk mengisi dan menandatangani Formulir Permohonan Pindah Datang;
    2. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting;
    3. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk; dan
    4. Lurah menandatangani dan meneruskan Formulir Permohonan Pindah Datang sebagaimana dimaksud dalam huruf a kepada Camat.
  23. Pendaftaran penduduk di kecamatan sebagaimana dimaksud pada point (21) huruf d dilakukan dengan tata cara:
    1. Petugas register melakukan verifikasi dan validasi data penduduk; dan
    2. Camat atas nama Kepala Instansi Pelaksana menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah Datang.
  24. Surat Keterangan Pindah Datang sebagaimana dimaksud pada point (22) huruf b, digunakan sebagai dasar :
    1. Proses penerbitan KK dan KTP dengan alamat baru;
    2. Perekaman ke dalam database kependudukan.
  25. Penduduk Kota Bontang yang bermaksud pindah dengan klasifikasi sebagaimana dimaksud dalam point (2) huruf d dan huruf e, melapor kepada Lurah dengan memenuhi syarat sebagaimana dalam Point (3 s/d 6)
  26. Pendaftaran penduduk Kota Bontang di Kelurahan sebagaimana dimaksud pada point (1) dilakukan dengan tata cara:
    1. Penduduk mengisi dan menandatangani Formulir Permohonan Pindah;
    2. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting;
    3. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk;
    4. Lurah menandatangani Surat Pengantar Pindah antar kabupaten/kota atau antar provinsi;
    5. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan Buku Mutasi Penduduk; dan
    6. Petugas registrasi meneruskan berkas Formulir Permohonan Pindah sebagaimana dimaksud pada huruf a dan Surat Pengantar Pindah sebagaimana dimaksud pada huruf d kepada camat.
  27. Pendaftaran penduduk di Kecamatan sebagaimana dimaksud pada point (25) huruf f dilakukan dengan tata cara:
    1. Petugas melakukan verifikasi dan validasi data penduduk;
    2. Camat menandatangani Surat Pengantar Pindah antar kabupaten/ kota atau antar provinsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf f; dan
    3. Petugas registrasi menyampaikan Formulir Permohonan Pindah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf e dan huruf f serta Surat Pengantar pindah sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b kepada kepala Instansi Pelaksana sebagai dasar penerbitan surat keterangan pindah.
  28. Kepala Instansi Pelaksana menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Pindah serta menyerahkan kepada penduduk untuk dilaporkan ke daerah tujuan.
  29. Surat Keterangan Pindah sebagaimana dimaksud pada ayat (4) digunakan sebagai dasar:
    1. proses perubahan KK bagi kepala/anggota keluarga dalam KK yang tidak pindah; dan
    2. perekaman ke dalam database kependudukan.
  30. Bagi penduduk pendatang dari luar Bontang yang bermaksud tinggal sementara cukup melapor kepada RT atau Lurah setempat.
  31. Penduduk dari luar Kota Bontang yang bermaksud pindah datang dengan klasifikasi sebagaimana dimaksud dalam point (2) huruf d dan huruf e, melaporkan kedatangannya kepada Lurah di tempat tujuan dengan menunjukkan Surat keterangan pindah.
  32. Pendaftaran penduduk di Kelurahan sebagaimana dimaksud pada point (30) dilakukan dengan tata cara:
    1. Penduduk mengisi dan menandatangani Formulir Permohonan Pindah Datang;
    2. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan peristiwa Penting;
    3. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk; dan
    4. Lurah menandatangani dan meneruskan Formulir Permohonan Pindah Datang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a kepada Camat.
  33. Pendaftaran penduduk di Kecamatan sebagaimana dimaksud pada point (31) huruf d dilakukan dengan tata cara:
    1. Petugas melakukan verifikasi dan validasi data penduduk; dan
    2. Camat menandatangani Formulir Permohonan Pindah Datang dan menyampaikan kepada Kepala Instansi Pelaksana sebagai dasar penerbitan Surat Keterangan Pindah Datang.
  34. Surat Keterangan Pindah Datang sebagaimana dimaksud pada point (33), digunakan sebagai dasar:
    1. proses penerbitan KK dan KTP dengan alamat baru; dan
    2. perekaman ke dalam database kependudukan.
    3. Bagi penduduk pendatang dari luar Bontang yang bermaksud tidak tinggal tetap dan tidak membawa surat keterangan pindah yang diterbitkan oleh instansi pelaksana daerah asal diberikan surat keterangan domisili yang diterbitkan oleh instansi pelaksana Kota Bontang.