Print 
  1. Perpindahan penduduk antar negara, meliputi klasifikasi sebagai berikut:
    1. Penduduk Kota Bontang pindah ke luar negeri untuk menetap dalam jangka waktu 1 (satu) tahun atau lebih berturut-turut;
    2. Warga Negara Indonesia datang ke Bontang dari luar negeri karena pindah dan menetap di Indonesia;
    3. Orang Asing datang dari luar negeri dengan Izin Tinggal Terbatas; d. Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Terbatas atau Izin Tinggal tetap yang akan pindah ke luar negeri.
  2. Pendaftaran bagi penduduk Warga Negara Indonesia yang akan pindah sebagaimana dimaksud dalam point (1) huruf a, dilakukan setelah memenuhi syarat berupa:
    1. Surat keterangan pindah dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil;
    2. KK; dan
    3. KTP.
  3. Pendaftaran bagi Warga Negara Indonesia yang datang dari luar negeri sebagaimana dimaksud dalam point (1) huruf b dilakukan dengan memenuhi syarat berupa paspor atau dokumen pengganti paspor.
  4. Pendaftaran bagi orang asing yang datang dari luar negeri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 huruf c dilakukan dengan memenuhi syarat berupa:
    1. Paspor; dan
    2. Izin Tinggal terbatas.
  5. Pendaftaran bagi Orang Asing Kota Bontang yang akan pindah ke luar negeri sebagaimana dimaksud dalam point (1) huruf d dilakukan dengan memenuhi syarat berupa:
    1. KK dan KTP bagi Orang Asing yang memiliki izin tinggal tetap; dan
    2. Surat Keterangan Tempat Tinggal bagi Orang Asing yang memiliki izin tinggal terbatas.
  6. Penduduk Kota Bontang yang akan pindah ke luar negeri sebagaimana dimaksud dalam point (1) huruf a, melapor kepada RT dan Lurah dengan membawa syarat sebagaimana dimaksud dalam point (2)
  7. Pendaftaran penduduk Warga Negara Indonesia di Kelurahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan dengan tata cara:
    1. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir Surat Pengantar pindah ke Luar Negeri;
    2. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting;
    3. Petugas registrasi melakukan verifikasi dan validasi data penduduk;
    4. Lurah mengetahui dan menandatangani serta meneruskan Surat Pengantar Pindah ke Luar Negeri sebagaimana dimaksud dalam huruf a kepada camat; dan
    5. Petugas registrasi mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan Buku Mutasi Penduduk.
  8. Pendaftaran penduduk di Kecamatan sebagaimana dimaksud pada point (7) huruf d, dilakukan dengan tata cara:
    1. Surat Pengantar Pindah ke Luar Negeri dari penduduk diketahui Camat dengan membubuhkan tandatangan;
    2. Petugas melakukan verifikasi dan validasi data penduduk;
    3. Petugas meneruskan Surat Pengantar Pindah ke Luar Negeri kepada Instansi Pelaksana; dan
    4. Petugas registrasi merekam data dalam database kependudukan.
  9. Pendaftaran penduduk Warga Negara Indonesia di Instansi Pelaksana sebagaimana dimaksud pada point (8) huruf c, dilakukan dengan tata cara:
    1. petugas menerima Surat Pengantar pindah ke Luar Negeri dari penduduk disertai persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat (1) huruf b dan huruf c;
    2. petugas melakukan verifikasi dan validasi data penduduk;
    3. Kepala Instansi Pelaksana menerbitkan dan menandatangani Surat keterangan Pindah ke Luar Negeri;
    4. Petugas registrasi mencabut KTP penduduk yang telah mendapat Surat keterangan Pindah ke Luar Negeri;
    5. Dalam hal satu keluarga pindah ke luar negeri, KK penduduk yang pindah dicabut oleh Instansi Pelaksana; dan
    6. Dalam hal satu orang atau beberapa orang dari satu keluarga pindah ke luar negeri, Instansi Pelaksana melakukan perubahan KK bagi anggota keluarga yang tinggal.
  10. Surat Keterangan Pindah ke Luar Negeri sebagaimana dimaksud dalam point (9) huruf c, di gunakan untuk pengurusan paspor dan pelaporan pada Perwakilan Republik Indonesia negara tujuan.
  11. Penduduk Warga Negara Indonesia yang datang dari luar negeri ke Kota Bontang sebagaimana dimaksud dalam point (1) huruf b, melapor kepada Instansi Pelaksana dengan membawa syarat sebagaimana dimaksud dalam point (3)
  12. Instansi Pelaksana melakukan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada point (10), dengan tata cara:
    1. Warga Negara indonesia mengisi dan menandatangani formulir Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri;
    2. Petugas melakukan verifikasi dan validasi data;
    3. Kepala Instansi Pelaksana menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri, KK dan KTP dan
    4. Petugas merekam data dalam database kependudukan.
  13. Warga Negara Indonesia yang telah mendapatkan KK dan KTP sebagaimana dimaksud pada point (12) huruf c, melaporkan kedatangannya kepada Camat, Lurah dan RT tempat domisili dengan menyerahkan Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri.
  14. Lurah melakukan pendaftaran penduduk Kota Bontang yang melaporkan kedatangannya sebagaimana dimaksud pada point (13) denga cara petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting, Buku Induk Penduduk, dan Buku Mutasi Penduduk.
  15. Orang Asing yang datang dari luar negeri sebagaimana dimaksud dalam point (1) huruf c, melapor kepada Instansi Pelaksana Kota Bontang dengan membawa syarat sebagaimana dimaksud dalam point (3).
  16. Instansi Pelaksana melakukan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada point (15), dengan tata cara:
    1. Orang Asing mengisi dan menandatangani formulir Pendaftaran Orang Asing Tinggal terbatas;
    2. Petugas melakukan verifikasi dan validasi data;
    3. Kepala Instansi pelaksana menerbitkan dan menandatangani Surat Keterangan Tempat Tinggal; dan
    4. Petugas merekam data dalam database kependudukan.
  17. Instansi Pelaksana menyampaikan data Pindah Datang Orang Asing kepada Camat dan Lurah.
  18. Lurah melakukan pendaftaran Orang Asing yang melaporkan kedatangannya sebagaimana dimaksud pada point (17) dengan cara petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa penting, Buku Induk penduduk, dan Buku Mutasi penduduk.
  19. Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Terbatas yang berubah status menjadi Izin Tinggal Tetap, melapor kepada Instansi Pelaksana Kota Bontang dengan membawa persyaratan:
    1. Paspor;
    2. Surat Keterangan Tempat Tinggal;
    3. Kartu Izin Tinggal Tetap; dan
    4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
  20. Pendaftaran Orang Asing di Instansi Pelaksana Kota Bontang sebagaimana dimaksud pada point (19), dilakukan dengan tata cara:
    1. Orang Asing mengisi dan menandatangani formulir Pendaftaran Orang Asing Tinggal Tetap;
    2. Petugas melakukan verifikasi dan validasi data;
    3. Kepala Instansi Pelaksana menerbitkan dan menandatangani KK dan KTP Orang Asing; dan
    4. Petugas registrasi merekam data dalam database kependudukan.
  21. Instansi Pelaksana menyampaikan data Pindah Datang Orang Asing kepada Camat dan Lurah.
  22. Lurah melakukan Pendaftaran Orang Asing yang melaporkan kedatangannya sebagaimana dimaksud pada point (21) dengan cara petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting, Buku Induk Penduduk, dan Buku Mutasi Penduduk.
  23. Orang Asing yang akan pindah ke luar negeri sebagaimana dimaksud dalam point (1) huruf d, melapor kepada Instansi Pelaksana dengan membawa persyaratan sebagaimana dimaksud dalam point (5).
  24. Pendaftaran Orang Asing di Instansi pelaksana sebagaimana dimaksud pada point (23), dilakukan dengan tata cara:
    1. Orang Asing mengisi dan menandatangani formulir Keterangan Pindah ke Luar Negeri;
    2. Petugas melakukan verifikasi dan validasi data;
    3. Kepala Instansi Pelaksana menyimpan KK dan KTP orang asing atau Surat Keterangan Tempat tinggal dari Orang Asing yang akan pindah;
    4. Petugas merekam data dalam database kependudukan; dan
    5. Petugas menyampaikan formulir Keterangan Pindah ke Luar Negeri kepada Camat dan Lurah tempat domisili.
  25. Lurah melakukan Pendaftaran Orang Asing yang telah pindah ke luar negeri sebagaimana dimaksud pada point (24) huruf e dengan cara petugas registrasi mencatat dalam Buku Harian Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting, Buku Induk Penduduk, dan Buku Mutasi Penduduk.