Kependudukan

Pencatatan Perubahan Status Kewarganegaraan di Wilayah Kota Bontang

  1. Pencatatan pelaporan perubahan status kewarganegaraan dari Warga Negara Asing menjadi Warga Negara Indonesia dilakukan pada Instansi Pelaksana di tempat peristiwa perubahan status kewarganegaraan.
  2. Pencatatan perubahan status kewarganegaraan sebagaimana dimaksud pada point (1) dilakukan dengan memenuhi syarat berupa:
    1. Salinan Keputusan Presiden mengenai Perubahan Status Kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia; atau
    2. Salinan Keputusan Menteri yang bidang tugasnya meliputi urusan kewarganegaraan;
    3. Kutipan Akta Catatan Sipil;
    4. Kutipan Akta Perkawinan bagi yang sudah kawin;
    5. Fotokopi KK;
    6. Fotokopi KTP; dan Fotokopi Paspor.

      Read more: Pencatatan Perubahan Status Kewarganegaraan di Wilayah Kota Bontang

Pelaporan Penduduk Yang Tidak Mampu Melaporkan Sendiri

  1. Penduduk yang tidak mampu melakukan pelaporan sendiri dalam pencatatan sipil dapat dibantu oleh Kelurahan, Kecamatan dan Instansi Pelaksana atau meminta bantuan kepada orang lain.
  2. Penduduk sebagaimana dimaksud pada point (1) adalah penduduk yang tidak mampu karena faktor umur, sakit keras, cacat fisik atau cacat mental.
    1. Orang lain sebagaimana dimaksud pada point (1) adalah keluarganya atau orang yang diberi kuasa.
    2. Pelaporan penduduk yang tidak mampu sebagaimana dimaksud dalam Pasal point (1), dilakukan dengan pengisian formulir yang telah ditetapkan

Penerbitan Kartu Keluarga (KK) :

  1. Penduduk Warga Negara Indonesia yang mau berdomisili di Kota Bontang wajib melaporkan susunan keluarganya kepada Instansi Pelaksana melalui RT, Lurah dan Camat.
  2. Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap wajib melaporkan susunan keluarganya kepada Instansi Pelaksana.

    Read more: Pengurusan Kartu Keluarga (KK)

  1. Penerbitan KTP baru bagi Penduduk Warga Negara Indonesia Kota Bontang dilakukan setelah memenuhi syarat berupa:
    1. Telah berusia 17 (tujuh belas) tahun atau sudah kawin atau pernah kawin;
    2. Surat Pengantar RT dan Lurah;
    3. Fotokopi:
    4. KK;
    5. Kutipan Akta Nikah/Buku Nikah bagi penduduk yang belum berusia 17 (tujuh belas) tahun;
    6. Kutipan Akta Kelahiran; dan
    7. Surat Keterangan datang dari Luar Negeri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana bagi penduduk Kota Bontang yang datang dari luar negeri karena pindah.

      Read more: Penerbitan Kartu Tanda Penduduk

Reporter : Erina Wardoyo | 2015-05-20 18:30:00
Chip e-KTP yang kita pakai saat ini telah dirancang dengan standar internasional dengan suhu antara -25 hingga 70 derajat celcius.

Brilio.netKamu pasti sering mendengar larangan untuk memfotokopi e-KTP karena dianggap dapat merusak chip di dalamya. Nah dalam pikiranmu pasti bertanya-tanya, apa sih istimewanya chip ini dan apa fungsinya dalam kehidupan sehari-hari?

Chip e-KTP adalah kartu berbasis mikropossesor yang memiliki besar memori 8 KB. Permukaan chip e-KTP telah memenuhi standar ISO 14443 A atau ISO 14443 B. Chip ini mampu menyimpan biodata, pas photo, dua data sidik jari dan tanda tangan.

Read more: Tak disarankan difotokopi, begini cara menyalin e-KTP

Subcategories