Kependudukan


Reporter : Erina Wardoyo | 2015-05-20 17:17:00
Biasanya pada KTP kamu ada 16 digit angka Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam e-KTP.

Brilio.net Saat sedang membeli tiket kereta api pasti kamu akan disuruh menyebutkan 16 digit angka Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam e-KTP. Namun tahukah kamu 16 digit angka itu bukan sembarang angka? Ada kode rahasia yang membuatnya berbeda dengan e-KTP orang lain.
Sebagai contoh dari gambar di atas, 31-02-01-44-03-91-0312, cara mengetahui artinya adalah sebagai berikut:

Read more: Ini rahasia di balik kode angka dalam NIK e-KTP kamu, belum tahu kan?

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) memperkirakan pemanfaatan KTP elektronik (KTP-el) menggantikan tiga "kartu sakti" yang digunakan untuk program prorakyat Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dapat menghemat hingga 40 persen dana pencetakan kartu baru.

"Estimasi saya sekitar 40 persen (dana pembuatan tiga kartu) bisa dihemat," kata Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material Hammam Riza kepada Antara di Jakarta, Rabu (19/11).

Penghematan yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan KTP-el untuk menggantikan tiga "kartu sakti", yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) serta pengembangan infrastruktur kartu cerdas (smart card). Menurut dia, penghematan dapat mencapai hingga puluhan miliar rupiah.

Read more: LEBIH HEMAT PAKAI E-KTP DARIPADA KELUARKAN KARTU SAKTI

 

DATA  KEPENDUDUKAN

Secara umum data dapat diartikan sebagai kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan berupa angka, lambang atau sifat yang dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. Data juga dapat didefinisikan sebagai sekumpulan informasi atau nilai yang diperoleh dari pengamatan (observasi) suatu objek. Oleh karena itu data yang baik adalah data yang bisa dipercaya kebenarannya (reliable), tepat waktu dan mencakup ruang lingkup yang luas atau bisa memberikan gambaran tentang suatu masalah secara menyeluruh  merupakan data relevan.

Sedangkan kependudukan atau demografi merupakan ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Demografi meliputi ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan.

Analisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan, kewarganegaraan,agama atau etnisitas tertentu.

Read more: DATA KEPENDUDUKAN

 

A.  UMUM

 

Berdasarkan amanah UU No.23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, utamanya setelah penyelenggaraan administrasi kependudukan bergulir sampai tahun 2012, maka pada tahun 2013 mulai dibuka akses data penduduk kepada instansi Pemerintah dan Lembaga Negara sesuai dengan aturan perundang-undangan. Data penduduk digunakan untuk berbagai kepentingan pembangunan dengan memperhatikan aspek kerahasiaan data yang bersifat privasi. Dalam hal akses data dilakukan dengan sangat  hati-hati dan dilandasi dengan UU, Nota Kesepahaman (MOU)  dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

 

 

Read more: PEMANFAATAN DATA PENDUDUK MELALUI KONEKSITAS DATA WAREHOUSE DAN BIOMETRIK

Dalam penyelenggaraan urusan Administrasi Kependudukan, pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bontang menerapkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). SIAK adalah sistem informasi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memfasilitasi pengelolaan informasi Administrasi Kependudukan di tingkat Penyelenggara dan Instansi Pelaksana sebagai satu kesatuan.

Read more: Sistem Informasi Administrasi Kependudukan

Subcategories