BAB IV

PENUTUP

 

4.1. Kesimpulan

Gambaran  dan  analisis  hasil  capaian  IKM  yang  disajikan dalam laporan ini diharapkan merupakan cerminan persepsi masyarakat terhadap  pelayanan  yang  diberikan  oleh  SKPD/Unit  Pelayanan  Publik  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sehingga rencana perbaikan yang akan dirumuskan benar-benar mencapai sasaran yang diinginkan masyarakat pengguna pelayanan publik. 

Dari uraian pada  bab sebelumnya dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

  1. Survei IKM Tahun pada tahun 2014 ini dilaksanakan di 3 wilayah kerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yaitu:
    1. Kecamatan Bontang Utara.
    2. Kecamatan Bontang Selatan.
    3. Kecamatan Bontang Barat.
  2. Dari  hasil  pelaksanaan  survei  IKM  yang  telah dilaksanakan pada tahun 2014, secara  umum  menunjukkan  hasil  yang  BAIK khususnya untuk 14 unsur pelayanan publik yang dinilai oleh masyarakat.
  3. Hasil survey IKM pada tahun 2014 ini mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2013 yaitu sebesar 1,14 poin. Hal ini menunjukkan bahwa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil telah berhasil meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengevaluasi kinerja pelayanan pada tahun sebelumnya.
  4. Hasil survey IKM pada tahun 2014 ini, unsur yang mengalami peningkatan terbesar dari tahun sebelumnya adalah unsur “kewajaran biaya pelayanan” yaitu 3,03 poin.
  5. Hasil survey IKM pada tahun 2014 ini, unsur yang paling banyak dikeluhkan  masyarakat  adalah  unsur “kedisplinan petugas pelayanan” dengan tingkat frekuensi rata-rata 56 kali (37%) dari 150 responden.

 

4.2. Rekomendasi

Walaupun  mendapatkan  persepsi  BAIK  dari masyarakat,  masih  ada  hal-hal  yang  perlu  mendapatkan  perhatian.  Oleh karena  itu  disampaikan  rekomendasi  dalam  membantu  kinerja  dan pelayanan kepada masyarakat, antara lain :

  1. Perlu  upaya  peningkatan  kualitas  pelayanan  dengan  memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat dari unsur pelayanan yang masih mendapat  persepsi  kepuasan  terendah atau  dibawah  rata-rata,  agar  tingkat  kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dapat lebih baik lagi.
  2. Meningkatkan  kedisiplinan  dan  rasa  tanggung  jawab  petugas  melalui pemberian pelatihan  service excellent  (pelayanan prima)  khususnya bagi petugas yang melayani masyarakat secara langsung,  untuk meningkatkan keterampilan  dan  etos  kerja  atau  motivasi  petugas  serta  menetapkan  standardisasi internal mengenai sikap layanan dan disiplin kerja.
  3. Diperlukan  upaya  untuk  meningkatkan  kepercayaan  masyarakat pengguna  layanan  terhadap  petugas  dalam  memberikan  pelayanan. Hal-hal yang dapat dilakukan adalah :
    1. Memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi petugas.
    2. Memberikan informasi secara komunikatif baik secara langsung maupun melalui media kepada pengguna layanan.
    3. Memberikan penghargaan (reward) dan sanksi (punishment) kepada petugas.
  4. Diperlukan penambahan petugas yang melayani masyarakat secara langsung, agar kecepatan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik. Disamping itu juga dapat melakukan pendistribusian petugas secara tepat, agar produktifitas untuk masing-masing petugas pelayanan bisa lebih maksimal.
  5. Di  perlukan  upaya  oleh  masing-masing unit kerja dilingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk meningkatkan  kemudahan  pelanggan  dalam  mengajukan  keluhan melalui  pembentukan  Tim  Kerja  yang  berfungsi  menerima  dan memproses keluhan pelanggan serta menyediakan media yang mudah diakses  oleh  masyarakat  pengguna  layanan seperti  memanfaatkan website  resmi  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,  telepon,  SMS  center,  Email,  dan  /atau penempatan Kotak Saran.
  6. Kegiatan penyusunan IKM perlu terus dilaksanakan sebagai salah satu cara  untuk  meningkatkan  kualitas  dan  kepuasan  masyarakat  terhadap pelayanan  publik  dengan membandingkan  IKM  terdahulu  secara berkala,  jika  mungkin  survei  dilakukan  secara  periodik  (3  sampai dengan 6 bulan sekali atau sekurang-kurangnya 1 tahun sekali) secara berkelanjutan, sehingga dapat dilakukan peningkatan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.