2.3.1.    Pencatatan Akta  Perkawinan

Persyaratan Pelayanan :  

1.    Pencatatan perkawinan yang sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan wajib dilaporkan penduduk kepada Instansi Pelaksana paling lambat 60 (enam puluh) hari kerja sejak tanggal perkawinan.

2.    Pencatatan perkawinan di Daerah bagi WNI sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah memenuhi persyaratan sebagai berikut :

·         Surat keterangan Asli perkawinan/pemberkatan dari pemuka agama, dan pemuka Penghayat Kepercayaan ;

·         Fotokopi KTP dan KK calon mempelai ;

·         Fotokopi KTP  Orang Tua atau Wali  ;

·         Fotokopi kutipan Akta Kelahiran calon mempelai  yang  terbitan luar  bontang dan dokumen aslinya;

·         Surat Keterangan N1, N2, N3 dan N4 dari kelurahan ;

·         Paspor atau SKTT bagi orang asing

·         Surat Kuasa bagi yang menggunakan Wali

Sistem Mekanisme dan Prosedur  sebagai berikut :

1.   Mengisi formulir permohonan perkawinan dengan melampirkan berkas persyaratan

2.   Verifikasi dan validasi data dokumen

3.   Pasangan suami dan istri berserta orang tua / wali  dan saksi 2 orang

4.   Pengumuman Bagi calon mempelai yang melakukan perkawinan yang di luar Bontang

5.   Pencatatan pada buku register perkawinan dan diterbitkan kutipan perkawinan

6.   Entry dan pencatatan kutipan akta perkawinan

7.   Paraf pada Kasi dan Kabid ( Verifikasi dan validasi dokumen )

8.   Penandatanganan akta perkawinan oleh kepala dinas

9.   Penyerahan Kutipan akta Perkawinan  

Jangka Waktu :

1-5  hari kerja  ( Khusus perkawinan dalam Kota Bontang )

1 – 10 hari kerja  ( Khusus perkawinan di luar Kota Bontang )

Biaya :

Gratis